expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Saturday, March 15, 2014

Sarana Pokok, Penunjang, Pendukung Pembesaran Lobster Air Tawar


Sarana pokok, penunjang, maupun sarana pelengkap yang digunakan dalam pengoperasian pembesaran udang lobster harus dirancang sedemikian rupa untuk menjamin keberhasilan produksi maupun keuntungan ekonomis.

a.   Sarana Pokok
Sarana pokok meliputi bak pemeliharaan benih, bak kultur pakan, bak penetasan artemia serta bangunan dan peralatan yang digunakan dalam kegiatan pokok pembesaran.

i).   Bak Pemeliharaan Benih
 Bentuk pemeliharaan lobster sangat bervariasi. Namun bak yang digunakan pada pemeliharaan lobster air tawar di Departemen Perikanan Budidaya menggunakan bak persegi yang didesain dengan baik agar mudah dalam pemanenan dan pengontrolan lobster. Ukuran bak dengan luas 2 m2  dengan tinggi bak 40 cm. Ukuran tersebut sangat ideal karena mudah dalam pengontrolan benih dan induk lobster. Bak pemeliharaan benih terbuat dari semen. Untuk mencegah luapan air bak dan menciptakan kondisi air yang mengalir dibuat lubang saluran pembuangan dibagian dasar bak dengan  diameter 2,5 cm. Karena lubang ini berfungsi sebagai pengeluaran air, maka dasarnya dibuat agak rendah untuk memudahkan air dan kotoran keluar saat pembuangan air.

i).  Bak Penetasan Artemia
Bak penetasan artemia terbuat dari wadah pastik dan berbentuk kerucut agar memudahkan dalam pemisahan cangkang dan proses pemanenan. Volume wadah yang digunakan adalah 19 liter yang dilengkapi dengan pipa aerasi dan dihubungkan dengan saluran aerasi yang berasal dari blower.

ii). Pipa Paralon
 Fungsi pipa paralon dalam pembesaran lobster air tawar adalah sebagai tempat persembunyian dan sekaligus tempat berlindung dari sengatan cahaya matahari secara langsung. Pipa paralon yang dipakai beragam ukurannya, mulai dari ukuran 2, 3, 5, 9 dan 11 cm tergantung pada ukuran lobster yang dipelihara. Pipa paralon kemudian diletakan pada dasar bak pemeliharan secara horizontal. Jumlah pipa paralon yang dimasukan dalam bak sebagai tempat berlindung adalah 1:1, dimana satu pipa paralon hanya ditempati oleh satu lobster. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar lobster mendapatkan tempat berlindung secara merata untuk menghindari lobster berebut tempat berlindung.  Hal ini sesuai dengan sifat lobster yang nocturnal, sehingga cenderung akan mencari tempat yang gelap dan tempat perlindungan. Dalam hal ini, Hatchery Departemen Perikanan Budidaya menggunakan pipa parelon dan plastic bergelombang untuk memenuhi sifat lobster. Paralon yang digunakan memiliki diameter 5 cm untuk lobster dengan ukuran 5-8 cm, sedangkan lobster dengan ukuran 10–15 cm menggunakan paralon berukuran 10 cm dan lobster berukuran lebih dari 15 cm menggunakan paralon berukuran diameter 12,5 cm. Selain penggunaaan pipa paralon, digunakan pula plastik bergelombang yang sudah dipotong – potong dengan ukuran 20 cm x 10 cm. Plastik bergelombang ini digunakan pada benih lobster ukuran 2 inchi.

b.   Sarana Penunjang
 Sarana penunjang terdiri dari bak penampungan air, instalasi aerasi atau blower dan peralatan pendukung lainnya.

i).     Bak Penampungan Air
Bak ini digunakan untuk menyalurkan air tawar bersih ke bak atau sarana yang memerlukan air bersih. Bak yang ada di Departemen Perikanan Budidaya dinamakan bak tandon yang berfungsi sebagai tempat menampung air bersih untuk disalurkan ke bak pemeliharaan lobster.

ii).    Aerator
Aerator sangat diperlukan oleh kehidupan lobster air tawar karena sebagai suplai oksigen. Jumlah aerator yang dipasang pada bak pemeliharaan lobster sebanyak 1 buah yang dihidupkan secara kontinyu dan pemasangannya adalah pada setiap saluran pipa yang disambungkan pada blower.

c.   Sarana Pendukung
Sarana ini dapat berupa alat ukur kualitas air yang digunakan untuk mengukur kualitas air pada saat pemeliharaan, seperti DO meter, pH meter/paper, dan Thermometer. Alat tersebut sangat penting untuk mengetahui nilai kualitas air pemeliharaan lobster secara harian. Selain itu peralatan pendukung untuk pemeliharaan lobster air tawar yang disiapkan antara lain selang untuk mengganti air pemeliharaan, ember, seser, dan water heater.

Sumber Air
 Sumber air yang digunakan dalam pemeliharan lobster adalah air tawar bersih yang berasal dari PAM. Air yang digunakan tersebut tidak langsung digunakan namun terlebih dahulu diendapkan agar suhu tidak terlalu tinggi karena air yang ada di bak tandon biasanya berasal dari penampung pertama yang terbuat dari plastik sehingga sangat tinggi untuk menyerap panas.
Air yang berasal dari PAM di tampung pada tower penampungan air dan kemudian dialirkan kedalam bak tandon yang ada didalam hatchery.

No comments:

Post a Comment