expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Friday, November 7, 2014

Keunggulan dan Cara Budidaya Ayam Kalkun


Ayam kalkun ini memiliki keunggulan dari perawakannya yang besar sehingga dapat menghasilkan daging yang lebih banyak dibandingkan dengan ayam kampung maupun ayam broiler.  Disamping itu pula, proses pertumbuhannya yang sangat cepat, dimana dalam 3 bulan dapat mencapai berat sekitar 6 kilogram, dapat memberikan alternatif lain untuk menjadi hewan unggas olahan, selain ayam kampung dan ayam broiler.  Dalam segi rasa, ayam kalkun memberikan tekstur daging yang lebih enak dibandingkan ayam kampung maupun broiler, lebih gurih, dan kaya manfaat.  Dalam daging ayam kalkun terkandung protein yang tinggi, kaya akan vitamin B, dan rendah kolesterol, sehingga baik untuk dikonsumsi oleh berbagai kalangan.
Untuk harganya pun, ayam kalkun sangat baik, bahkan bisa dibilang menguntungkan.  Di pasar hewan, untuk 1 ekor ayam kalkun remaja dibanderol seharga Rp 100.000,- sedangkan yang sudah dewasa dapat menembus harga sekitar Rp 400.000,-. Cukup menggiurkan bukan? Dengan patokan harga tersebut, banyak orang mulai menyadari bahwa budidaya ayam kalkun ini berprospek cerah.
Dalam penerapannya, budidaya ayam kalkun tidaklah rumit, hamper sama dengan budidaya ayam biasa.  Hanya anda perlu mencermati beberapa hal yang dapat mendukung kesuksesan usaha peternakan ayam kalkun anda, antara lain adalah :
  • Pemilihan Bibit
Meskipun banyak jenis kalkun yang beredar di Indonesia, kebanyakan para pengusaha budidaya kalkun memilih jenis Kalkun Bronze, karena dapat memberikan keuntungan yang lebih banyak dibandingkan jenis yang lain.  Jenis Bronze ini memiliki ciri-ciri pejantannya berbulu hitam dengan lurik merah hijau, sedangkan betinanya tidak jauh berbeda dengan pejantannya hanya saja di bagian leher dan ekor memiliki warna putih.  Jenis ini memiliki keunggulan antara lain karena berbadan besar dan cepat memasuki usia kawin dan juga dagingnya memiliki karakteristik empuk dan lunak.
  • Pemberian Pakan
Dalam pemberian pakan terhadap ayam kalkun ini perlu berhati-hati agar hasilnya maksimal.  Tentunya porsi dan juga nutrisi bagi ayam kalkun yang masih anakan dengan ayam kalkun dewasa berbeda.  Berikan pakan yang bergizi dan nutrisi tinggi bagi ayam kalkun yang masih anakan, karena akan mempengaruhi proses pertumbuhannya.  Anda dapat memberikan jenis pakan yang sudah umum disediakan oleh toko-toko penyedia makanan ternak.  Pilihlah dengan benar, pakan ayam sesuai umur dengan kode BR1, BR2, dan masih banyak lagi yang lain.
  • Perawatan Kesehatan
Selalu pantau kesehatan ayam kalkun anda agar dapat memberikan hasil maksimal bagi usaha anda.  Berikan vaksinasi dan suplemen agar ternak ayam kalkun anda ini dapat berkembang dengan baik tanpa terganggu dengan masalah kesehatan ternak.
Usaha peternakan ayam kalkun ini cukup berprospek jika anda serius menekuninya.  Anda dapat memulainya dengan anakan ayam kalkun yang berusia 1 minggu yang dapat anda beli dengan harga Rp 30.000,- per ekor.  Anda rawat dan besarkan selama tiga bulan dan anda dapat menjualnya seharga Rp 150.000,- per ekornya, dan jika anda dapat membesarkannya hingga dewasa anda bisa menjualnya seharga Rp 350.000,- per ekor.

2 comments:

  1. Forbes bahasa Indonesia -> Majalah Forbes
    Berita Indonesia -> Ina News
    Yang lagi Viral -> Liputan Viral
    Berita lagi ganss -> Rekan Bola


    Berita dan ilmu Bitcoin -> Blog Fastcoin99
    Jual Cepat Bitcoin mu di-> Fastcoin99

    ReplyDelete
  2. Mau tau skor update terkini pertandingan sepakbola silahkan kunjungi website kami di lihatbola.live

    ReplyDelete