expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Wednesday, May 29, 2013

Potensi Budi Daya Lobster Air Tawar di Indonesia

 Sebelum dijelaskan lebih jauh mengenai teknis pembudidayaannya, berikut akan diulas terlebih dahulu mengenai potensi budi daya di Indonesia yang ditinjau dari teknik pemeliharaan, kondisi iklim, dan ketersediaan sumber daya alam yang menunjang maupun dari segi ekonomi.

1. Teknis Pembudidayaan Relatif Mudah dibandingkan Udang Jenis Lain

Lobster lebih dikenal oleh masyarakat adalah udang yang berasal dari tangkapan laut dan belum bisa dibudidayakan. Udang yang berukuran besar tersebut sengaja ditangkap oleh para nelayan untuk dijual dipasar dalam negeri dan ekspor.


Lobster air tawar sebenarnya memiliki banyak keunggulan dibanding dengan lobster air laut. Lobster air tawar lebih mudah dibudidayakan. Jika dibandingkan dengan udang lainnya, seperti udang windu dan udang galah, lobster air tawar lebih mudah dibudidayakan.


Pembudidayaan lobster air tawar biasanya dilakukan di dalam kolam. Prosesnya tidak terlalu sulit dibandingkan dengan jenis udang lainnya sehingga siapa saja dapat tertarik mengusahakannya. Tempat nya pun mudah, karena dapat diletakkan di akuarium maupun kolam dan tidak dibutuhkan lahan yang luas.

Sedangkan untuk udang windu atau udang galah harus membutuhkan teknik khusus dan lahan yang luas.

Udang air tawar tidak mudah stres dan tidak mudah terserang penyakit. Asalkan kebutuhan oksigen terpenuhi maka lobster dapat tumbuh dan berkembang biak dengan cepat.

Pada awalnya, Australia sudah lama membudidayakan di Queensland dan perairan di Amerika Serikat. Untuk Indonesia sendiri baru sejak tahun 1991. Itu pun masih terbatas dilakukan oleh beberapa peternak karena kendala keterbatasan jumlah induk yang tersedia di pasaran dalam negeri. Induk-induk nya masih harus didatangkan dari Australia.

Semakin berkembangnya teknologi, maka sejak 2003 budi daya lobster air tawar semakin berkembang. Ini terlihat dengan munculnya peternak yang bisa melakukan budi daya lobster air tawar. Termasuk di daerah kami, yang sudah melakukan pengembang biakan.

2. Kondisi Iklim dan Sumber Daya Alam Indonesia Mendukung


Indonesia memiliki iklim dan suhu yang sesuai dengan keadaan lobster air tawar untuk di kembang biakan. Untuk itu dibutuhkan suhu sebesar 20-24 derajat Celcius agar lobster air tawar memiliki produktivitas yang tinggi. Ditempat asalnya, lobster air tawar dikembang biakan dengan sangat mudah. Tidak hanya mudah dalam pengembangan nya, namun juga untuk pakan. Masalah pakan juga tidak terjadi di Indonesia, karena di Indonesia sumber daya pakan alami sangat memadai, bahkan jika dibilang hasilnya lebih dari cukup.

3. Sumber Penghasilan dari Lobster Air Tawar

Selain dapat dikembang biakan, lobster air tawar juga dapat dimanfaatkan untuk konsumsi dan juga uudang hias. Dari kedua manfaat di atas dijabarkan. Untuk udang lobster air tawar khusus konsumsi dapat di edarkan di Hotel berbintang dan juga restoran yang memiliki menu udang lobster air tawar. Tidak hanya untuk konsumsi, lobster air tawar juga dapat dimanfaatkan untuk ikan hias. Banyak juga para peternak memanfaatkan lobster air tawar untuk ikan hias, selain harga nya yang lumayan banyak, pembudidayaan nya juga tidak terlalu sulit.

No comments:

Post a Comment