expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Thursday, July 3, 2014

Ciri-Ciri dan Penanganan Lobster Air Tawar Ketika Setres

Selain dikenal sebagai hewan yang mempunyai daya tahan tinggi terhadap serangan penyakit, lobster air tawar juga dikenal sebagai hewan yang mempunyai daya tahan tinggi terhadap serangan stres.Namun, semua karakteristik itu akan hilang apabila lingkungan dimana dia hidup tidak dalam kondisi yang ideal.
Selain menyebabkan laju pertumbuhannya menjadi tidak optimal, lingkungan hidup yang tidak ideal juga akan menjadi pemicu timbulnya stres pada lobster air tawar.

Selain lingkungan hidup yang tidak ideal, berikut ini adalah beberapa hal yang dapat menjadi penyebab lobster air tawar mengalami stres :

  1. Penanganan yang kasar, dimana hal ini sering terjadi pada proses pemanenan, pasca panen (gradingsalt bathing dan purging) dan pengemasan.
  2. Perubahan nilai kualitas air yang terjadi secara mendadak dan berkelanjutan dalam tempo kurang dari 24 jam, banyak terjadi ketika kita mendatangkan lobster air tawar dari lain daerah.
  3. Buruknya kualitas air, misalnya : rendahnya kadar oksigen terlarut atau DO, tingginya kadar amoniak, nitrit dan H2S, pH swing, tingginya kadar garam terlarut atau salinitas atau kepadatan tebar atau densitas yang tinggi.
PERILAKU LOBSTER KETIKA STRES 
Memandang hal tersebut diatas, bagaimanakah cara kita untuk mengetahui apakah lobster air tawar yang kita pelihara sedang mengalami stres atau tidak ?
Hal termudah untuk mengetahui hal tersebut adalah dengan cara memperhatikan tingkah laku lobster air tawar. Lobster air tawar yang sedang stres cenderung banyak berdiam diri (pasif), nafsu makan hilang dan yang terparah adalah terjadinya pelepuhan pada kipas ekornya.
PENANGANAN 
Untuk menghindari, setidaknya meminimalisir resiko dari berbagai macam kerugian yang disebabkan oleh stres pada lobster air tawar, berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat diterapkan sebagai bentuk pencegahan, diantaranya adalah :
  1. Membuat dan menerapkan manajemen penanganan terhadap lobster yang baik, khususnya dalam hal pemanenan, pasca panen hingga pengemasan.
  2. Jangan langsung menempatkan lobster air tawar yang baru saja didatangkan dari daerah lain ke dalam akuarium dan atau kolam.
  3. Lakukan pengontrolan secara berkala terhadap parameter kimia air.
  4. Kurangi tingkat kepadatan tebar atau densitasnya.

No comments:

Post a Comment